man7jakarta

MAN 7 JAKARTA JL. Binawarga 99 Kp. Kalibata Srengseng Sawah Jakarta Selatan Telp. 7864201

Jumat, 22 April 2016

SISWA MAN 7 JAKARTA MENJADI MODEL PRAKTIK MEMANDIKAN JENAZAH

Tidak ada komentar :

SISWA MAN 7 JAKARTA MENJADI MODEL  PRAKTIK MEMANDIKAN JENAZAH

Jakarta,(Humas Man 7) Suasana berbeda nampak terlihat pada Jumat (22/04/16). Seluruh siswa yang biasanya pada pelajaran Fiqih bab memandikan jenazah menggunakan boneka atau mannequin tapi pada hari tersebut Mempraktikan tata cara memandikan jenazah dengan model siswa itu sendiri dan tidak menggunakan boneka, cara ini diambil demi memudahkan siswa memahami dalam menghubungkan materi pelajaran yang telah mereka pelajari, menurut Hj. Riadi Jannah Siregar,M.A. guru Fiqih Man 7 Jakarta , merancang sebuah pembelajaran yang benar-benar dapat membekali siswa  kita harus pandai mencari metode yang tepat beliau berharap dengan praktik langsung siswa lebih mudah memahami.

Materi memandikan jenazah ini harus dikuasai oleh siswa, lebih lagi masyarakat beranggapan lulusan madrasah memiliki pemahaman agama yang kuat ,  beliau mengutip sebuah hadits bahwa Setiap orang muslim yang meninggal dunia harus dimandikan, dikafani dan dishalatkan terlebih dahulu sebelum dikuburkan terkecuali bagi orang-orang yang mati syahid. Hukum memandikan jenazah orang muslim menurut jumhur ulama adalah fardhu kifayah. Artinya, kewajiban ini dibebankan kepada seluruh mukallaf di tempat itu, tetapi jika telah dilakukan oleh sebagian orang maka gugurlah kewajiban seluruh mukallaf.  Adapun dalil yang menjelaskan kewajiban memandikan jenazah ini terdapat dalam sebuah hadist Rasulullah SAW, yakninya:

عن ا بن عبا س ا ن ا لنبي صلى ا لله عليه و سلم قا ل: فى ا لذ ي سقط عن ر ا حلته فما ت ا غسلو ه بما ء و سد ر (رواه ا لبخرو مسلم)

Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi SAW telah bersabda tentang orang yang jatuh dari kendaraannya lalu mati, “mandikanlah ia dengan air dan daun bidara.” (H.R Bukhari dan Muslim)

“Sekolah menyenangkan juga menjadi tempat yang seharusnya memberikan pembelajaran bermakna, bermanfaat dan relevan dengan kehidupan manusia. Selain itu, bermanfaat pula bagi kebutuhan masyarakat”, tambahnya.

kegiatan ini  disambut antusias oleh para siswa dan siswi yang nampak sangat kompak. Sebagian siswa mengaku bahwa untuk berpartisipasi dalam program ini mereka rela menjadi model untuk bahan praktik sehingga  teman-temannya dapat melihat langsung tata cara memandikan jenazah.kata salah satu siswa kelas X Man 7 Jakarta.



Kontributor : Lindi ( Humas Man 7)




Tidak ada komentar :

Poskan Komentar