man7jakarta

JL. Binawarga 99 Kp. Kalibata Srengseng Sawah Jakarta Selatan Telp. 7864201

Senin, 20 Juni 2016

1 komentar :
PENGUMUMAN

Bagi yang dinyatakan LULUS seleksi PPDB MAN 7 Jakarta  gelombang 2, dimohon lapor diri pada:

Hari       : Selasa - Rabu
Tanggal : 21 -22 Juni 2016
Pukul     : 09.00 - 14.00 WIB

untuk melengkapi administrasi dan lain sebagainya.
Apabila sampai tanggal yang ditentukan diatas tidak mendaftar ulang, maka dianggap MENGUNDURKAN DIRI.


Panitia PPDB

Sabtu, 18 Juni 2016

KEGIATAN RAMADHAN CERIA MAN 7 JAKARTA

Tidak ada komentar :

Srengseng Sawah(Humas Man 7)19/06/2016, Siswa/i MAN 7 Jakarta mengikuti kegiatan Ramadhan Ceria yang bertempat di Masjid Daaruth Thaalibin lantai 2 gedung MAN 7 Jakarta Jalan Binawarga No. 99 Kp. Kalibata Srengseng Sawah Jakarta Selatan.
Tidak banyak anak remaja yang rajin membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan, bahkan ada yang tidak membaca sama sekali. Padahal, membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan itu akan mendapatkan banyak pahala yang berkali lipat. Hal inilah yang menjadi tujuan dari kegiatan Ramadhan Ceria ini, tujuan diadakan kegiatan ini menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan adalah “Agar siswa/i Man 7 Jakarta terbiasa dengan membaca Al-Qur’an, Bukan hanya di bulan Ramadhan saja, melainkan diharapkan di luar bulan Ramadhan siswa/i juga membaca Al-Qur’an dengan rajin.” Kegiatan Ramadhan  ini diselenggarakan pada tanggal 13-15 Juni 2016 jam 06.30 hingga ba’da Dzuhur.
Diawal kegiatan Tadarus Alquran dibentuk  kelompok yang berisikan sekitar 10 orang sejenis. Lalu masing-masing kelompok membaca sebanyak 10 juz Al-Qur’an dan bagi perempuan yang sedang haid melakukan pendataan kelompok-kelompok yang sudah membaca sebanyak berapa juz Al-Qur’an. Mereka juga melakukan absen terhadap siswa/siswi Man 7 Jakarta yang sudah membaca bagian-bagian yang sudah dibagi. Setelah mendapat arahan, siswa/i langsung membuat lingkaran dan mulai membaca Al-Qur’an.
Ketika terdengar kumandang adzan Dzuhur siswa/i Man 7 Jakarta langsung melaksanakan shalat berjamaah. Salah satu siswa akan bergiliran memberikan kultum singkat.


Pada hari berikutnya Ramadhan Ceria dilanjutkan seperti biasa di Masjid Man 7 Jakarta. Kegiatan dimulai dengan melanjutkan bacaan pada hari pertama. Ketika siswa mulai jenuh guru pendamping yang ustadz Mahfudz memberikan  quiz tentang huruf-huruf yang terdapat pada Al-Qur’an. Sehingga membuat suasana segar kembali,kegiatan ini dipandu oleh seluruh guru Agama di Man 7 Jakarta. Harapan para guru khususnya guru Agama Kegiatan Ramadhan Ceria ini  diharapkan siswa/i Man 7 Jakarta tidak malas dalam membaca Al-Qur’an. Apalagi di bulan Ramadhan yang setiap kebaikan pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.(Lindi)

MAN 7 JAKARTA GELAR PELATIHAN PENERJEMAHAN AL-QURAN DENGAN METODE TAMYIZ

Tidak ada komentar :



Srengseng sawah ( Humas MAN 7)18/06/2016. Banyak sekali orang yang hafal Al-Quran bahkan hingga seluruh Al-Quran ia hapalkan, tapi sedikit sekali yang memahami makna isi dari Al-Quran itu sediri. Hal ini yang juga yang mendasari pihak Madrasah Aliyah Negeri 7 Jakarta mengadakan pelatihan penerjemahan Al-Quran dengan motede yang mudah, yaitu dengan metode Tamyiz. Tujuannya agar siswa MAN 7 Jakarta tak hanya dapat menghapal Al-Quran tetapi dapat memahami isi dari AL-Quran itu sendiri.
Menurut  K.DR.Akhsin Sakho Muhammad Rektor IIQ Jakarta & Pembina Pesantren Bayt Tamyiz “Kendala yang dihadapi santri selama ini adalah sulitnya memformulasikan teori nahwu dan shorof dengan cara pembelajaran yang mudah, “ Pelatihan ini dilaksanakan bertepatan dengan bulan suci ramadan, tepatnya hari ketiga dibulan ramadhan. Pelatihan ini berlangsung 3 hari, waktu yang singat tetapi sangat bermanfaat. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh siswa beserta guru. Metode Tamyiz yang diajarkan oleh Ustadz Irfan dan prof Imron beserta timnya disambut antusias oleh siswa karena metode yang dipakai menyenangkan sehingga membuat suasana belajar menjadi rilex dan happy.
Pelatihan hari pertama, seluruh murid dan guru diperkenalkan, apa itu Tamyiz? bagaimana Tamyiz dapat mengatasi kendala kendala yang dihadapi ketika kita ingin menerjemahkan Al-Quran? , semua itu dapat dijawab dengan metode tamyiz ini.
Ketika pembelajaran sudah dimulai uts.irfan menjelaskan bahwa kunci dari keberhasilan medote ini adalah dengan mengulang ulang dan mengucapkannya dengan suara lantang. Beliau mengajarkan agar siswa dan guru mudah menghapal ialah dengan menyanyikan kata yang terdapat disatu kelompok. Sontak saja ini membuat siswa dan guru menjadi tertarik sehingga siswa dan guru mengikuti apa yang diajarkan olah ust.irfan.

Beginilah kondisi saat ust.irfan mengajarkan menghapal kata kata dengan nyanyian.

Ketika sedang bernyayi semua peserta memperhatikan setiap kata pada module yang telah diberikan, ini bertujuan agar otak alam bawah sadar dapat mengingatnya sehingga peserta dapat terus hapal diluar kepala.

Semua tampak antusias dalam mengikuti pembelajaran yang dilakukan uts.irfan, kegiatan ini terus berlanjut hingga pukul 2 siang, semua peserta dapat kembali kerumah masing masing, dan mengikuti pelatihan hari berikutnya.

Pelatihan hari kedua, suasana belajar semakin menarik dan semangat mengikuti pembelajaran ini meningkat dari pada kemarin. Pada hari ini agenda pembelajaran meneruskan materi yang belum selesai. Pada hari kedua pelatihan durasinya lebih lama ketimbang kemarin karena materi yang begitu banyak yang harus dipelajari dalam 3 hari. Namun para peserta masih tetap semangat dan turut antusias sehingga waktu menjelang sore pun peserta tetap semangat.

Pelatihan hari ketiga, merupakan pelatihan hari terakhir, hari ini diagendakan menyelesaikan materi yang tersisa sedikit lagi dan kemudian peserta diajarkan bagaimana cara menerjemahkan AL-Quran dan juga mencari kata kata yang sulit didalam kamus bahasa arab.

Alhamdulillah pelatihan berjalan dengan lancar hingga hari ketiga, bahkan peserta sudah dapat menerjemahkan 5 ayat dalam surah Al-Baqarah kada demi kata. Pelatihan ini juga akan dilaksankan kembali sehingga siswa dapat lebih matang dalam menerjamahkan Al-Quran dan juga akan diterapkan setiap hari di MAN 7 Jakarta. Sehingga tujuan siswa tak hanya dapat menghapal tetapi juga dapat memahami isi Al-Quran dapat terwujud.  Lindi